Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Bungo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bungo. Tampilkan semua postingan

DPRD Bungo Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengumuman Pengusulan Pemberhentian Bupati Dan Wakil Bupati Bungo Periode 2011-2016


METROBUTENEWS.COM Selasa 19/04/16 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bungo menggelar Rapat Paripurna dalam Rangka Pengumuman Pengusulan Pemberhentian Bupati Dan Wakil Bupati Bungo Periode 2011-2016. Penyampaian ini langsung di sampaikan oleh Ketua DPRD bungo Ria Mayang Sari, dan juga di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Syarkoni Syam. 


Dalam acara ini di hadiri oleh Ridwan.Is yang menjabat sebagai Sekretariat Daerah (Sekda) yang mewakili Bupati Bungo H. Sudirman Zaini yang berhalangan hadir pada rapat Paripurna ini. Agenda ini mengingat pasal 78 ayat 24 uu no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, lebih lanjut dalam pasal 79 undang-undang tersebut mengatakan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah di umumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD pada presiden melalui untuk gubernur dan atau wakil gubernur serta pada mentri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk bupati dan wakil bupati dan walikota dan wakil walikota untuk mendapatkan penetapan pemberhentian. Secara teknis terkait dengan usulan pemberhentian tersebut diatur dalam surat edaran Mentri Dalam Negeri (Mendagri) no 120- 32-62-sj tanggal 17 juni 2015 tentang pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam angka 3 huruf B, di sebutkan bahwa pimpinan DPRD kabupaten atau kota mengusulkan pemberhentian bupati dan Wakil bupati dan walikota dan wakil walikota kepada menteri dalam negeri melalui gubernur dengan melampirkan risalah paripurna dan keputusan DPRD kabupaten atau kota tentang pengumuman usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota atau Wakil Walikota.

Angka 4 dalam surat edaran tersebut di sebutkan bahwa usul pemberhentian Bupati dan atau Wakil Bupati Walikota dan Wakil Walikota di sampaikan pada menteri dalam negeri paling lambat 30 hari sebelum habis masa jabatan Bupati Dan Wakil Bupati serta Walikota Dan Wakil walikota yang menjadi dasar di gelarnya rapat paripurna hari ini.

Selanjutnya berdasarkan keputusan Mendagri no 131.15 417 tahun 2011 tentang pengesahan pemberhentian dan pengesahan pengangkatan Bupati Bungo provinsi jambi serta keputusan Mendagri No 132.15418 Tahun 2011 tentang pengesahan pemberhentian dan pengesahan pengangkatan wakil bupati bungo provinsi jambi dalam di hitung ke 3 dik 2 keputusan tersebut dinyatakan bahwa masa jabatan bupati dan wakil bupati adalah 5 tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

Pelantikan bupati dan wakil bupati bungo masa bakti 2011-2016 di laksanakan pada tanggal 11 juni 2011 dengan demikian masa jabatan berakhir pada tanggal 14 juni 2016. Maka dari hasil yang kami paparkan tadi, maka hari ini selasa 19 april 2016 saya selaku pimpinan DPRD kabupaten bungo mengumumkan secara resmi bupati dan wakil bupati bungo masa bakti 2011-2016 berakhir pada tanggal 14 juni 2016.

Dan pada akhir penyampaian Ria Mayang Sari juga menghimbau kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam waktu kurang lebih satu bulan ini agar menyiapkan LKPJ akhir masa jabatan yng akan di sampaikan kepada DPRD Bungo.

Rapat Paripurna Ke-2 Resmi Dibuka Ketua DPRD Bungo

 
METROBUTENEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo. Selasa (12/4) kemarin,digelar di aula kantor DPRD bungo rapat paripurna yang  ke 2 (Dua) tentang penyampaian kata akhir fraksi, fraksi terhadap LKPJ Bupati Bungo tahun 2015. Rapat paripurna tersebut di pimpin lansung oleh wakil ketua DPRD Bungo. Syarkoni Syam.

Pada rapat paripurna ke 2 (Dua), dihadiri Bupati Bungo H.Sudirman Zaini SH.MH, wakil ketua DPRD Bungo Syarkoni Syam, Dandim 0416 Bute, Polres Bungo, serta kepala SKPD dan para jajaranya dan anggota DPRD Bungo.

Penyampaian kata akhir  dari fraksi-fraksi  partai masing-masing anggota dewan membacakan nota kesepakatan  Laporan kerja pertanggungjawaban tahun 2015 , fraksi pertama dari partai Demokrat, partai golkar, partai hanura, partai PDIP, partai PKS serta partai yang lainnya, pada penyampaian kata akhir  dari  fraksi  masing-masing  dari partai politik, mengingatkan diproritaskanya  mutu  pendidikan dikabupaten bungo ini agar dapat di perhatikan dan ditinggkatkan  terutama  mutu tenaga pendidik yang handal memnigkatkan daya ilmu pengetahuan para ragenerasi anak bangsa terutama anak-anak  generasi kabupaten bungo.  Kemudian mengenai amdal  tentang lingkungan hidup, perekonomian dan infrasuktur dan lain-lainya.  

Dalam rapat paripurna tersebut Bupati Bungo Sudirman Zaini  mengatakan,'' terimakasih atas penyampaian kata akhir dari fraksi, yang memberikan masukan-masukan  terhadap kinerja pemerintah semoga dari kata penyampaian fraksi dari anggota dewan untuk kedepannya Pemerintah Kabupaten Bungo lebih maju lagi,'' ujar Bupati Bungo.

Dan diterangkan oleh Bupati Bungo H. Sudirman Zaini SH.MH. Dari kata rekomendasi yang di sampaikan oleh Anggota Dewan yang terhormat tadi akan segera kita tindak lanjuti melalui SKPD- SKPD, dan ada beberapa hal tadi yang perlu di utamakan segera dilaksanakan ,menyangkut beberapa hal untuk di proritaskan ,selain masalah di seberang ulu di Dusun Batu Kerbau kemudian ada juga masalah-masalah yang lainya.
''Semoga untuk kedepanya kita tingkatkan lagi pendapatan Daerah dan hasil Daerah tentu ini akan kita upayakan nanti dan kita akan tindak lanjuti masalah ini, dan untuk masalah limba di PT akan kita tindak lanjuti nanti '' tutup Bupati Bungo H. Sudirman ZainiSH.MH. (dyt)

Bungo, Bertebaran Perusahaan Distributor Barang Dan Gudang Tampa Merek

Siapa yang bertanggung jawab dalam penertibannya sehingga terjadi pembiaran, hampir 100 % tidak memiliki merek



METROBUTENEWS.COM - Muara Bungo, inilah kenyataannya di Kabupaten Bungo tak bisa dipungkiri, marak Perusahaan Distributor barang dan pergudangan bertebaran tampa Indentitas diri, orang melihatnya rumah atau ruko  seolah  tak bertuan, dengan dipagar tembok beton dan seng   keliling tampa ada merek  yang terpasang di sana ternyata  didalam ada aktifitas bongkar muat barang serta penumpukan berbagai jenis barang, hanya sedikit orang mengetahui. Selain itu ada juga beberapa yang merupakan perusahaan cabang dari luar Kabupaten Bungo tidak memiliki merek seperti PT.Sampoerna, PT.Mugi Triman dan banyak lainnya lagi.

Berdasarkan Investigasi dan Pantauan awak media dilapangan  seputaran kota Bungo mulai dari jalan lintas Sumatra arah padang, jalan lintas arah  Jambi dan jalan Lintas arah Bangko banyak terdapat perusahaan Distributor barang dan pergudangan tidak ada satupun yang ditemukan memiliki merek dan tidak sedikit pula gudang berada dalam kota.

Ini menunjukan ketidak mampuan Instansi terkait dalam mengatasi Perusahaan yang tidak memasang merek Perusahaannya hingga terkesan dibiarkan, akibat ketidak pedulian Dinas Instansi terkait akan dapat berdampak kerugian yang cukup besar terhadap pendapatan Negara dan Daerah dari sektor perpajakan   merek usaha  dan reklame.

Dari penelusuran awak media tidak banyak  Masyarakat sekitar pergudangan mengetahui keberadaan gudang atau perusahaan Distributor di sekitarnya, untuk mengetahuinya awak media berusaha masuk ke pergudangan mencari tau dan menanyakan pada salah satu karyawan serta dari cap stempel barulah di ketahui perusahaan apa dan bergrak dibidang apa.

Beberapa Pimpinan/Kepala gudang  yang berhasil ditemui mengaku tidak tau apa alasan pemilik perusahaan tidak memajangkan merek usahanya, seperti salah satu pimpinan Perusahaan Dagang ( PD ) Setia di km 6 Lintas Bungo Bangko yang  ditemui mengungkapkan bahwa dirinya telah memenuhi kewajiban membayar pajak setiap tahun walaupun perusahaannya tidak memiliki merek. Ditanya kenapa tidak memasang merek Pimpinan PD.Setia HAWI HAMDANI mengakui tidak tau- menahu masalah itu, entah kenapa  bosnya tidak memasang merek. ‘” Kita selalu bayar terus pajak merek reklame walaupun tidak ada merek Perusahaan tetap kita bayar, tidak adanya merek saya tidak tau apa penyebabnya karena sejak saya kerja di sini juga tidak ada “ katanya.

Merurut salah satu mantan Anggota DPRD  Kabupaten Bungo dua periode dari Fraksi PDI-P  H.RIFAI USMAN, mengatakan bahwa persoalan gudang tampa nama atau merek itu mungkin saja itu untuk menghindari pajak  merek atau juga mungkin takut di ketahui  oleh Masyarakat Banyak namun ada yang lebih penting lagi, gudang-gudang itu jangan berada dalam kota,  sekarang ini  banyak sekali didalam kota padahal wilayah pergudangan sudah ditentukan yaitu di sekitar  Daerah Kampung Manggis  jalan arah ke Jambi. Salah satu toKoh Masyarakat  dan juga  mantan Pejabat di Kabupaten Bungo yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan “sudah terjadi pembiaran yang berlarut-larut sehingga menjamur dan semakin menjamur gudang berada dalam kota  malahan tidak ada merek kenapa , apa yang salah, Pada hal sudah diatur dalam rencana tata ruang kota tahun 2002 tentang wilayah pergudangan  dan  sudah ada petugas  untuk mengawasi  tetap  saja semakin marak, Proaktiflah “  pungkasnya ( S-I )           

Bupati Bungo H. Sudirman Zaini Hadiri Acara Perpisahan Siswa-Siswi SMAN 1 Bungo


METROBUTENEWS.COM - Muaro Bungo,7 April 2016. SMAN 1 Bungo, setelah melaksanakan Ujian Nasional dari tanggal 04 april 2016 sampai tanggal 06 april 2016 kini Siswa-Siswi Kelas XII  gelar acara Perpisahan di hotel semagi. Dalam acara ini dihadiri oleh Bupati Bungo H.Sudirman Zaini beserta istri, Kepala Dinas Pendidikan Bungo, Kepala BPKAD, anggota DPRD Bungo, dan Kepala Sekolah beserta  Jajaran Guru SMAN 1 Bungo.

Bupati bungo dalam hal ini menyampaikan agar anak didik atau siswa - siswi khususnya SMAN 1 Bungo setelah lulus dari tingkat sekolah menengah atas dapat menyambung ke jenjang Perguruan Tinggi  terakreditasi sesuai dengan keinginan peserta didik masing-masing.

Sudirman Zaini berpesan agar anak-anak didik dapat menyiapkan mental yang sehat dan kuat serta dapat menjauhi narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas, karena hal ini merupakan penyebab penyakit terbesar bagi peserta didik kita untuk menjadi anak didik penerus bangsa khususnya Kabupaten Bungo ini.

Dalam hal ini kepala Dinas  Pendidikan Kabupaten Bungo Hazrizal  juga menyampaikan hal yang sama dengan tambahan agar menjelang tanggal 7 Mei 2016 ini yang merupakan pengumuman kelulusan bagi seluruh peserta ujian nasional mari kita selalu berdoa dan optimis bahwa kita dapat lulus dengan predikat sangat memuaskan dan tidak ada yang tidak lulus.

Kepala sekolah SMAN 1 juga menyampaikan agar tingkat kelulusan tahun ini bisa lebih baik dari pada tahun kemarin dan mudah-mudahan bisa mencapai 100%. Tahun kemaren dari sekolah kami terdapat 40 siswa-siswi yang mendapatkan predikat mahasiswa undangan dan tahun ini kami menargetkan minimal 50 siswa-siswi harus dapat kesempatan menjadi mahasiswa undangan.

Dan kami punya motto kurikulum” Semua Besar Semua Hebat”  tutur Kepala Sekolah SMAN 1 Bungo. Dalam acara ini berbagai penghargaan diberikan kepada siswa-siswi SMAN 1 yang berprestasi dan tauladan. Dalam penyampaian terakhir Rusdi menyampaikan ucapan maaf yang sebesar-besarnya untuk kebersamaan kita selama ini dan mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua siswa-siswi yang banyak memberikan kontribusi bagi SMAN 1 Bungo. Semoga setelah ini kalian bisa menjadi anak didik yang berprestasi di perguruan tinggi dan dapat mengharumkan nama bangsa serta sekolah kita, ujar Rusdi.


Landasan Bandara Bungo Terancam Ambruk


Pasca Razia Masih Nekat Beroperasi Keseriusan Tim Dipertanyakan

METROBUTENEWS.COM – Muara Bungo. Kawasan Bandara Muara Bungo kembali dilanda masalah, setelah bobolnya  tanggul air ketika musim hujan  tahun lalu mengancam lonsorya Landasan kini kembali muncul persoalan baru ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan Penambangan Emas tampa izin (PETI)  alias dompeng di kawasan Bandara Muara Bungo juga mengancam kelansungan Bandara.  

Sangat disayangkan ditengah perjuangan yang begitu sulit dan biaya yang cukup besar untuk membangun sebuah Bandara menelan biaya ratusan milyar rupiah dari APBD Kabupaten Bungo, APBD Provinsi Jambi dan dibantu  APBN kini  terkesan disia–siakan dan ketidak seriusan  Tim terpadu pemberantasan Penambang Emas Tampa Izin Kabupaten Bungo untuk menjaganya.

Tim terpadu sudah melakukan razia terkait aktifitas PETI di Bandara Bungo namun sangat disayangkan  hanya sebagian kecil mesin  penggali emas (Dompeng) saja yang ditemukan dan dibakar, sebagian besarnya sempat disembunyikan oleh pemiliknya, diduga sebelum Tim turun sudah bocor duluan Informasinya kepada para penambang

Selanjutnya beberapa hari pasca turunnya Tim Pemberantasan PETI di kawasan Bandara  tanggal 25 Maret 2016, pemantauan kembali kelokasi Bandara, disana terlihat masih ada puluhan PETI  aktif beroperasi seputaran pinggir landasan pacu pesawat. Melalui informasi beberapa  warga setempat  dan salah satu penambang sambil  berlari mengatakan bahwa pemilik PETI terdiri dari beberapa orang, beberapa diantaranya diduga yaitu  salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Taman Agung,  warga Tanjung Gedang  dan Warga Perumnas. Beredar pula Informasi dugaan bahwa disaat Tim  turun terjadi negosiasi dengan oknum Tim tertentu apabila penambang atau pemilik  PETI tidak mau mesinnya dibakar oleh Tim harus menyetor sebesar Rp. 1.500.000,- /Unit di saat razia,  dan untuk setiap bulannya ada setoran upeti untuk oknum petugas diambil pada salah seorang pengurus yang dipercaya berasal dari salah satu Desa terdekat berinisial P.

Pasca demontrasi HMI Cabang Bungo tanggal 31 maret 2016 lalu yang menyampaikan aspirasinya pada Pemda menghasilkan komitmen memberantas Pelaku PETI dan akan mendirikan Pos penjagaan di kawasan lokasi Bandara. Hasil ini diperoleh setelah perwakilan dari HMI dipersilakan masuk untuk dimediasikan di kantor Bupati yang di pimpin lansung oleh Bupati Bungo H.Sudirman Zaini,SH.MH dan dihadiri Unsur Muspida. Berdasarkan itu tanggal 5 April 2016 kembali memantau Kawasan Bandara pasca Demontrasi HMI Cabang Bungo, terlihat memang ada Pos penjagaan dan tidak ada aktivitas penambangan saat itu akan tetapi tidak berarti PETI akan berakhir karena dari pantauan terlihat puluhan PETI masih berada di Kawasan Bandara, staby  menunggu kelengahan Pemerintah Daerah  atau aman dari penjagaan , menurut salah satu warga sekitar yang tidak mau namanya disebut mengatakan bahwa untuk keamanan setiap pemilik PETI harus menyetor  pada oknum tertentu sebesar Rp.2.500.000,- /bulan/unit, sejak pos pengamanan didirikan ada wacana dari para penambang akan melakukan penambangan pada malam hari, selanjutnya juga diungkapkan bahwa baru saja dua hari selesai di raziakan Pelaku penambangan kembali melakukan aktifitasnya.

Baca HMI Kabupaten Bungo, Tuntut Pemerintah Bungo Tutup PETI Di Bandara Bungo

 Terkait Penambang Emas Tampa Izin (PETI) Kapolres Bungo AKBP Asep Amar Permana pada Bungo Pos tanggal 24 Maret 2016 yang mengatakan penindakan PETI saat ini hendaknya mempunyai solusi lain untuk Masyarakat, bisa saja membuka lapangan kerja baru agar warga yang terlibat memiliki penghasilan. Keadaan ekonomi Masyarakat saat ini  harga karet dan sawit turun jika ditindak Masyarakat  makan apa, begitulah pandangan Kopolres Bungo terhadap PETI yang semakin hari semakin marak dan menggila di Kabupaten Bungo. 

Keseriusan Pemerintah Daerah Bungo patut dipertanyakan terkait penindakan kasus PETI ini khususnya Tim Terpadu yang kembali kecolongan terkait aktifitas PETI di bandara bungo dan warga juga menanti solusi yang tepat agar warga jangan kembali lagi menjalankan penambangan emas yang sudah sangat jelas dinyatakan illegal oleh hukum. (TEAM)
               

Editor : togupang
                                                                                                                                          

Wakil Ketua DPRD Bungo Resmi Terdakwa Penyelewengan Dana 300 Juta Gubernur Cup 2013

METROBUTENEWS.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo, berinisial AF, malam ini resmi ditahan Kejari Bungo. Kader partai gerindra ini resmi menjadi terdakwa atas penyelewengan dana PSSI Gubernur Cup pada tahun 2013 yang bernilai 300 juta rupiah.

Informasi ini berasal dari kejari bungo kepada media metrobutenews.com membenarkan pada hari  kamis tanggal 31 maret 2016 malam sesuai dengan surat pemanggilan tahap ke II kepada wakil ketua DPRD bungo ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Bungo dimana penahan terhadap AF sementara di kalapas II B  Kebupaten Bungo.

Menurut informasi dari Kejari Bungo yang baru Sugiyanta, SH, “Dalam jangka waktu satu minggu ini pihak kejaksaan bungo akan segera melimpahkan perkara ini ke pihak tipikor  Kejati Provinsi Jambi untuk  pemeriksaan lebih lanjut tentang penyalahgunaan anggaran dana Gubernur  Cup Pada Tahun 2013 yang lalu kurang lebih 300 juta rupiah”, ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi kepada ketua DPRD bungo Ria Mayangsari tentang masalah perkara ini ketua DPRD bungo tidak memberikan jawaban tentang permaslahan ini.

Sementara itu dari pantauan di lapangan, AF dibawa ke kantor Kejari Muara Bungo sekitar pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 23.40 AF dibawa ke Lapas mengunakan mobil avanza.

Kasi Pidsus Kejari Muara Bungo, ‎Dasmi Yulian, menyebut penahanan dilakukan karena penanganan kasus AF sudah masuk tahap II (lengkap). Selanjutnya, kata Dasmi, AF akan dibawa ke Kota Jambi untuk menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jambi.

"Untuk sementara kita titipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Muara Bungo", ungkap Dasmi Kasi Pidsus yang baru.

Untuk diketahui, dugaan korupsi terkait dengan pelaksanaan Gubernur Cup 2013 selain berinisial AF, dua orang PNS Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Bungo juga dijadikan tersangka, yakni inisial Mb dan KA. (JS)

Editor : togupang

HMI Kabupaten Bungo, Tuntut Pemerintah Bungo Tutup PETI Di Bandara Bungo

METROBUTENEWS.COM – Kabupaten Bungo, 30 Maret 2016, forum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang bungo demontrasi ke kentor bupati bungo menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Bungo.

Agar pelaku penambang tampa mempunyai izin (PETI) agar ditutup melihat maraknya penambang ilegal dikawasan bandara Kabupaten Bungo yang merusak lingkungan dan pencemaran air selama ini pemerintah bungo tidak memberikan tindakan tegas kepada oknum penambang sehingga organisasi (HMI)meminta jajaran pemerintah bungo agar segera melakukan tindakan tegas /penutupan penambang illegal.

Selama 2 bulan lebih oknum penambang mas, secara ilegal merajalela bekerja siang dan malam menurut masyarakat setempat kepada awak media bahwa oknum – oknum tersebut diduga dibekingi aparat penegak hukum dibalik layar, sehingga penambang  ilegal merajalela melakukan pekerjaan penambangan di kawasan bandara Kabupaten Bungo.

Sekda Bungo Ridwan Is langsung menanggapi dan menerima aspirasi Himpunan Mahasiswa Islam  mengajak rapat bersama di aula kantor bupati bungo dan membenarkan bahwa hal ini sudah diketahui pemerintah daerah dan berjanji akan segera menindak tegas kepada pelaku tambang mas illegal tampa memandang bulu, apabila ada pihak aparat kedapatan bekingi ilegal hal ini, pihak pemerintah bungo akan memberikan sangsi dan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

HMI menunggu hasil rapat  dan janji pemerintah bungo, akankah dapat terlaksana menuntaskan penambagan ilegal di Kabupaten Bungo ini.

Menurut masyarakat bungo bahwa penambangan illegal (PETI) selama ini tetap berjalan dan tidak pernah tuntas, namun harapan masyarakat kebijakan pemerintah daerah akan melakukan tindakan yang tegas. (JS)


Editor: togupang

Wakil Ketua DPRD Bungo, Sarkoni Syam Pimpin Rapat Dana Talangan Warga Dusun Limbur Lubuk Mengkuang


METROBUTENEWS.COM- Kabupaten Bungo, Rabu 30 Maret 2016, Wakil Ketua DPRD Sarkoni Syam Pimpin Rapat yang berkaitan dengan Tuntutan Dana Talangan Antara Para Petani Dengan Pihak PT. Mitra Tani Tatas Lestari (PT. MTL), rapat ini dihadiri oleh pihak BUMD, pihak SDA, pihak Dinas Kehutanan dan perkebunan, Kapolsek Limbur dan Damdim Limbur, serta  Datuk Rio dan BPD dari 4 Dusun yang bersangkutan, dan masing-masing pihak dalam hal ini menyampaikan baik itu berupa penjelasan ataupun keputusan yang ingin ditetapkan nantinya. Rapat digelar mulai dari Jam 10.30 WIB s/d 13.00 WIB. Rapat tersebut membahas tentang masalah dana talangan yang didapatkan oleh petani dari 400 ribu rupiah menjadi 600 ribu rupiah, untuk itu dalam hal ini para petani menuntut agar pihak PT. MTL dapat Mengabulkan permintaan peningkatan dana talangan dari 400 ribu rupiah naik menjadi 600 ribu rupiah,tetapi permintaan ini diabaikan oleh pihak PT. MTL, pendapat ini diusulkan oleh petani berdasarkan jumlah lahan dalam hitungan hektare yang mereka ketahui.

Sayangnya pada rapat ini pihak PT. MTL tidak memenuhi undangan rapat yang telah diberikan pada tanggal 28 maret kemarin. Sebelum rapat di mulai, pihak PT MTL mengirim surat permohonan agar rapat hari ini dapat ditunda dan kembali dilaksanakan pada Tgl 5 April 2016 Mendatang. Surat ini langsung dibacakan oleh anggota DPRD Darmawan, tetapi Darmawan menganggap sikap dari PT. MTL ini sangat tidak etis, mengingat  hal ini sudah sering dilakukan oleh pihak PT. MTL sebelumnya.

Dalam rapat ini anggota DPRD bungo Darmawan memulai rapat dengan meminta agar permasalahan Dana Talangan ini benar benar diperhatikan oleh pihak BUMD terhadap hak-hak para Pemilik Tanah atau Petani yang harus mereka dapatkan sehingga mereka bisa disejahterakan, jika perlu pihak PT. MTL yang ada di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang HARUS Kita putuskan kontrak kerja sama dan mengganti dengan investor lain jika mereka tidak bisa memenuhi tuntutan pada 5 april nanti tutur Darmawan, hal ini juga sangat disetujui oleh pihak-pihak yang hadir. Darmawan juga menghimbau agar Pemerintah Kabupaten Bungo agar jangan sampai dipermainkan oleh investor-investor yang berasal dari luar provinsi ataupun investor asing yang tidak dapat mensejahterakan masyarakat melalui bisnis atau bagian lainnya di Kabupaten Bungo ini. 

Dalam kesempatan memberikan penjelasan dari pihak badan usaha milik daerah (BUMD), Firdaus memberikan penjelasan bahwa pada tanggal 17 maret pihak PT. MTL dengan sepihak menurunkan dana talangan dari 400 ribu menjadi 270 ribu rupiah, tetapi ini tidak disetujui oleh BUMD karena mereka mengerti hal ini tidak akan diterima oleh Masyarakat limbur dan Lubuk Mengkuang khususnya. Firdaus juga menuturkan bahwasanya biaya produksi yang diberikan yaitu untuk  170 ton tetapi hasil yang didapatkan sebanyak 900 ton tentu hal ini menjadi pertanyaan besar bagi kita, sejak tahun 2012 mereka selalu berjanji untuk meningkatkan produksi tetapi hasilnya mana, ujar firdaus dari BUMD.  

Selanjutnya dari Dinas Kehutanan memberikan penjelasan tentang uji petik yang mereka lakukan, salah satu perwakilan dari dinas kehutanan mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk melihat produksi actual dari lahan. Kegiatan ini kami lakukan selama 4 hari hari pertama tgl 23 kami sosialisasi dengan para petani 24-27 kami melakukan uji petik, hal ini juga berkaitan dengan yang disampaikan oleh pihak SDA, mengatakan bahwa pada tgl 16 feb 2016 dilakukan pertemuan dengan pihak PT.MTL  dan ini membahas tentang penurunan dana talangan oleh pihak  PT.MTL  maka dengan hal ini dilakukanlah uji petik untuk meningkatkan hasil produksi. Tetapi kenyatan pada sekarang ini tidak ada perubahan yang signifikan hal ini tentu berkaitan erat dengan kurangnya perawatan tanaman, kurangnya pemupukan, sehingga hasil produksi tidak bisa di optimalkan.

Disini pihak dari petani atau pemilik lahan sendiri menyampaikan bahwa mereka akan melakukan panen raya jika pada tanggal 08 april ini mereka juga tidak tegas mengambil keputusan yang telah dikehendaki, dan para Ninek Mamak juga mengharapkan agar lahan atau tanah mereka mohon dikembalikan kepada pemilik lahan masing-masing jika keinginan kami tidak terlaksanakan. Maka semua pihak sepakat bahwa pada 05 april mendatang akan menetapkan keputusan akhir untuk itu pihak dari PT. MTL harus benar-benar hadir pada rapat 05 april mendatang. (dayat)

Harapan Datuk Rio Tanah Bekali Kepada Pemda Bungo

METROBUTENEWS.COM – Sabtu 26 Maret 2016 Metrobutenews.com berkesempatan mewawancarai salah satu Datuk Rio di Kabupadan Bungo. Erwin yang merupakan Datuk Rio dari Dusun Tanah Bekali menyampaikan harapanya kepada Pemerintah Bungo, “ Kiranya Pemerintah Kabupaten Bungo benar- benar memperhatikan keadaan ekonomi serta pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Dusun Tanah Bekali”. Datuk Rio juga berharap program dana desa ini dapat dimaksimalkan di Dusun Tanah Bekali.

Dalam kesempatan ini  Erwin juga menyampaikan agar sungai yang  berada di Dusun Tanah Bekali merupakan sumber pengairan persawahan bagi petani padi di desa tanah bekali sering mengalami kerusakan , hal ini sangat ditakuti oleh Datuk Rio Dusun Tanah Bekali dalam menghadapi musim kemarau yang biasannya terjadi pada bulan oktober akan mengurangi hasil panen padi, hal ini tentu sangat mempengaruhi hasil padi yang akan diperoleh oleh setiap individu atau kelompok tani yang ada di Dusun Tanah Bekali.

Untuk itu dalam kesempatan ini Erwin sangat mengharapkan agar nantinya pemerintah dapat menimbang serta memutuskan terhadap apa-apa yang dibutuhkan oleh masyarakat kami, khususnya pada permasalahan sungai terjan yang merupakan sumber irigasi atau pengairan di Dusun Tanah Bekali.

Harapan ini tentunya agar warga Dusun Tanah Bekali tidak kehilangan sumber penghasilan dan bisa mencapai hasil pertanian yang maksimal serta mencegah terjadinya perilaku penyimpangan sosial. (Dayat)

Langsung dari Muara Bungo, Gerhana Matahari

Muara Bungo 9 Maret 2016. Aktifitas pemantauan gerhana matahari oleh metrobutenews.com dimulai pukul 06.20 pagi. Tampak matahari sudah terbit memencarkan sinar orange, sinar khas dari matahari terbit. Awan cukup tebal menyelimuti langit pagi ini membuat metrobutenews.com akan kesulitan untuk memantau gerhana matahari yang sangat jarang terjadi ini.


Setelah menunggu selama 10 menit, pukul 06.36 pagi tampak matahari telah keluar dari balik awan yang pada mulanya sempat di selimuti awan yang cukup tebal. Kesempatan ini menjadi peluang untuk dapat mengabadikan fenomena gerhana matahari.

Metrobutenews.com mempersiapkan kamera Canon Powershot SX520HS dan filter butan sendiri untuk dapat mengamati gerhana dengan baik dan jelas. Berikut hasil jepretan metrobutenews.com

   Gambar pukul 06.64 pagi, menjelang gerhana matahari saat bulan mulai menutupi matahari
gerhana matahari di muara bungo
Gambar pukul 07.23 pagi, sesaat setelah gerhana matahari sebagian ketika bulan mulai bergeser meninggalkan matahari.


Tampak seperti setengah cincin gambaran matahari yang ditutupi bulan menandakan terjadinya gerhana matahari sebagian yang terjadi di Muara Bungo, Provinsi Jambi. Walau tidak dapat menyaksikan gerhana matahari total kiranya berita ini dapat memberikan informasi dari fenomena yang langka terjadi dari lensa metrobutenews.com di Muara Bungo.

(togupang)

Honor Tenaga Kontrak Unjuk Rasa Ke Dinkes Bungo Dan Kantor DPRD


METROBUTENEWS.COM - Belasan tenaga honorer di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bungo, kemarin menggelar aksi unjuk rasa. Belasan honorer yang masih mengenakan seragam dinas tersebut menuntut agar gaji mereka segera dikeluarkan.

Salah seorang peserta aksi yang enggan namanya disebut mengatakan, bahwa dirinya telah lama tidak mendapatkan gaji, selain itu kata dia tenaga honorer juga selalu diintimidasi oleh pihak Dinkes.

"Kami meminta hak kami, gaji belum keluar sejak November yang lalu sampai sekarang," kata perempuan yang menggunakan masker saat melangsungkan aksi.

Selain belum mendapatkan gaji lanjutnya, tenaga honorer juga berkewajiban membayar biaya BPJS sebesar Rp.50 ribu/bulan, serta pemotongan gaji jika terlambat dan tidak masuk kerja.

"Pemotongan BPJS tidak sesuai, karena ada yang dipotong dan ada pula yang tidak," ucap tenaga honorer yang bekerja di Puskesmas Pasar Muara Bungo.

Program E-KTP Bungo Capai 80, 25 %

Kepala dinas dukcapil bungo Drs. Ibnu Hajar  MSI


METROBUTENEWS.COM – Kabupaten Bungo rabu tanggal 10 februari 2016, kepala dinas dukcail kabupaten bungo, Drs. Ibnu Hajar  MSI menyatakan kepada awak media bahwa kinerja dukcapil kabupaten bungo, sudah standar bahkan sudah melebihi instruksi pemerintah pusat tentang program E–KTP mayoritas kepada penduduk yang selama ini masih banyak belum tuntas memiliki E–KTP di padesaan ataupun di pedusunan namun pada tahun 2015 yang lalu bahwa program pemerintah pusat tentang E–KTP di kabupaten bungo  sudah mencapai target 80,25 % “ungkapnya”. 

Tahun 2016 ini diharapkan masalah E–KTP mulai dari tingkat pedusunan / pedesaan sampai kecamatan melalui kerja sama dan konfirmasi dalam pelayanan  pendekatan kepada masyrakat, diharapkan target program E–KTP di kabupaten bungo akan di rampungkan dengan target 100 %.

Sesuai dengan surat edaran no 470 / 327/ S, tertanggal 17 – januari 2014 tentang perubahan administrasi kependudukan yang diamanatkan undang – undang no 24 tahun 2013 dan perubahan atas undang –undang no 23 tahun 2006 pasal 64 ayat (7) Huruf (a) undang – undang no 24 – tahun 2013 mengamanatkan bahwa KTP–El, untuk warga Negara Indonesia seumur hidup.

Pasal 101 huruf ,C  undang – undang no 24 tahun 2013 diamanatkan bahwa  KTP–El, yang sudah diterbitkan sebelum undang – undang no 24 tahun 2013 ditetapkan berlaku seumur hidup dengan demikian KTP–E  diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang walaupun telah habis masa berlakunya.

Dengan demikian masyarakat suku anak dalam dinyatakan kepala dinas dukcapil  pada tahun 2016 ini sudah memiliki E–KTP sencara merata dengan kerja keras dalam  pelayananya, kerjasama dengan para pegawai  dukcapil melakukan pelayanan langsung kelapangan mudah – mudahan tahun ini sudah tuntas.


Editor : togupang

TERULANG, Kabupaten Bungo Musim Banjir Lagi


METROBUTENEWS.COM. -  Kabupaten Bungo. Banjir kembali merendam rumah warga di tiga kecamatan akibat meluapnya sungai Batang Bungo dan Batang Tebo. Pantauan harian ini di lapangan tiga kecamatan tersebut terdiri dari kecamatan Pasar Muara Bungo meliputi kelurahan Jaya Setia dan Kelurahan Tanjung Gedang. Sedangkan Kecamatan Bathin III seperti yang terpantau di Kampung Lubuk dan Kecamatan Bathin II Babeko di Dusun Tanjung Menanti. Menurut penuturan warga setempat air mulai bergerak naik sekitar pukul 03.00 dini hari. 

Terpisah Camat Pasar Muara Bungo, M Hasbi saat dikonfirmasi kemarin (9/2) mengatakan sejauh ini pihaknya bersama BPBD terus melakukan pemantauan. Ia menuturkan berdasarkan data yang dihimpun dua kelurahan yaitu Kelurahan Jaya Setia dan Kelurahan Tanjung Gedang merupakan wilayah langganan banjir bila sungai Batang Bungo meluap. 

“Dua kelurahan biasa yang terkena banjir. Untuk itu sudah kita siagakan posko banjir,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Akibat banjir sejumlah penyakit tampak mulai mengancam. Dalam pantauan di pos siaga banjir di Kampung Lubuk, puluhan warga melakukan pengobatan. Azwar, petugas P3K Puskesmas Air Gemuruh menuturkan jenis penyakit yang menyerang warga terdiri dari penyakit kulit, batuk dan pilek. “Sudah ada sekitar 25 orang melakukan pengobatan, mungkin akan bertambah rata-rata penyakit yang dideritanya gatal-gatal pada kulit, batuk dan pilek,” paparnya. 

Terkait kondisi ini, Wabup Bungo, Hamas langsung meninjau sejumlah lokasi banjir. Diantaranta di Kampung Lubuk, Manggis Bathin III, kemudian di Lubuk Tenam Dusun Purwabakti dan di wilayah Tanjung Menanti. Wabup menyerahkan bantuan kepada warga. Hamas juga meminta aparatur pemerintahan, mulai dari dusun hingga SKPD yang menanungi untuk teliti dan jeli dan cepat melakukan pendataan korban banjir. Dia juga meminta kepastian kesiapan tim medis dan tim penanggulangan bencana untuk mengatasi situasi ini.

“Saya berulang kali meminta semua pihak yang terkait untuk tak kecolongan dengan kondisi di wilayah masing-masing. Mulai dari Rio, Lurah, Camat hingga SKPD terkait untuk terus melakukan pemantauan. Tak boleh ada yang tidur-tiduran di rumah. Harus ke lapangan melihat langsung, sehingga tau betul apa yang harus dilakukan,” ujar Hamas usai menyerahkan bantuan secara simbolis di sejumlah tempat kemarin.

Wabup juga memastikan, logistic dan bantuan untuk korban banjir dipastikan aman. Untuk masyarakat, sebutnya, harus menjadi prioritas dan tak boleh ada kata tak cukup.

“Kalau habis ya bagaimana caranya harus ada. Untuk masyarakat harus ada. Tapi sejauh ini masih aman. Cukup,” tegasnya.


Kedatangan Hamas di lokasi banjir mendapat simpatik warga. Mereka mengucapkan terimakasihnya atas kepedulian dan bantuan pemerintah yang disalurkannya.

“Terimakasih nian. Kami minta ya seperti ini terus. Terus turun. Jangan lupakan kami,” ujar warga.

DPRD Bungo Buka Rapat Paripurna Istimewa Penetapan Pasangan Cabup Dan Wabup Terpilih Periode 2016-2021


METROBUTENEWS.COM – Kabupaten Bungo, Senin 1 februari 2016 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bungo melaksanakan rapat  paripurna istimewa di aula kantor DPRD bungo dan di hadiri seluruh DPRD dari fraksi partai politik dan forkopimda, masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat serta pendukung, tim relawan Mashuri Sp,ME dan Aprianto menghadiri rapat paripurna penetapan terpilihnya bupati bungo  Mashuri Sp, ME dan Aprianto Spd periode 2016 – 2021 ini.

Dalam rangka penetapan bupati terpilih dan wakil bupati bungo ,periode 2016 – 2021, ketua DPRD kabupaten bungo, Ria Mayangsari mengharapkan kepada bupati terpilih dan wakil bunpati terpilih agar dapat meningkatkan kinerja yang baik untuk membangun bungo yang lebih baik dan maju serta mengucapkan terimakasih atas terpilihnya bupati dan wakil bupati yang baru tarpilih semoga dapat  melanjutkan pembangunan kabupaten bungo dan dapat membawa bungo yang lebih baik, menjaga ketertiban serta keaman, memajukan kabupaten bungo dan bersinerji  betul – betul  prorakyat umumnya kabupaten bungo tanpa ada perbedaan agar visi misi yang di janjikan  dapat dilaksanakan.

Setelah selesai acara rapat paripurna  bupati bungo terpilih periode 2016 -2021 mashuri Sp,ME menyatakan kepada awak media sesuai dengan janjinya kepada masyarakay - visi misi pada tahun 2015 yang lalu - akan mempercepat pembangunan infrastuktur jalan “tuturnya “. sedapat mungkin recananya akan segera dilaksanakan  kegiatan PDPM dengan dana 250,000.000.-/desa akan dilaksanakan kemudian untuk masyarakat kecil akan segera membangun sistem pola kegiatan kreatif, membenahi pembangunan pasara modern sencara bertahap karena selama ini sudah banyak  masukan dan pendapat tentang pambangunan pasar modern dan pasti sencara perlahan – lahan akan kita bangun,”ungkapnya”.
 
Support : PT. TORPANA TATA STUKTUR | pang.doc | Metro Bute
Copyright © 2015. MetrobuteNews - All Rights Reserved
Published by Metrobutenews.com
Proudly powered by pang