METROBUTENEWS.COM. - Kabupaten Bungo. Banjir kembali merendam rumah
warga di tiga kecamatan akibat meluapnya sungai Batang Bungo dan Batang Tebo.
Pantauan harian ini di lapangan tiga kecamatan tersebut terdiri dari kecamatan
Pasar Muara Bungo meliputi kelurahan Jaya Setia dan Kelurahan Tanjung Gedang.
Sedangkan Kecamatan Bathin III seperti yang terpantau di Kampung Lubuk dan
Kecamatan Bathin II Babeko di Dusun Tanjung Menanti. Menurut penuturan warga
setempat air mulai bergerak naik sekitar pukul 03.00 dini hari.
Terpisah
Camat Pasar Muara Bungo, M Hasbi saat dikonfirmasi kemarin (9/2) mengatakan
sejauh ini pihaknya bersama BPBD terus melakukan pemantauan. Ia menuturkan
berdasarkan data yang dihimpun dua kelurahan yaitu Kelurahan Jaya Setia dan
Kelurahan Tanjung Gedang merupakan wilayah langganan banjir bila sungai Batang
Bungo meluap.
“Dua
kelurahan biasa yang terkena banjir. Untuk itu sudah kita siagakan posko
banjir,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Akibat
banjir sejumlah penyakit tampak mulai mengancam. Dalam pantauan di pos siaga
banjir di Kampung Lubuk, puluhan warga melakukan pengobatan. Azwar, petugas P3K
Puskesmas Air Gemuruh menuturkan jenis penyakit yang menyerang warga terdiri
dari penyakit kulit, batuk dan pilek. “Sudah ada sekitar 25 orang melakukan
pengobatan, mungkin akan bertambah rata-rata penyakit yang dideritanya
gatal-gatal pada kulit, batuk dan pilek,” paparnya.
Terkait
kondisi ini, Wabup Bungo, Hamas langsung meninjau sejumlah lokasi banjir.
Diantaranta di Kampung Lubuk, Manggis Bathin III, kemudian di Lubuk Tenam Dusun
Purwabakti dan di wilayah Tanjung Menanti. Wabup menyerahkan bantuan kepada
warga. Hamas juga meminta aparatur pemerintahan, mulai dari dusun hingga SKPD yang
menanungi untuk teliti dan jeli dan cepat melakukan pendataan korban banjir.
Dia juga meminta kepastian kesiapan tim medis dan tim penanggulangan bencana
untuk mengatasi situasi ini.
“Saya
berulang kali meminta semua pihak yang terkait untuk tak kecolongan dengan
kondisi di wilayah masing-masing. Mulai dari Rio, Lurah, Camat hingga SKPD
terkait untuk terus melakukan pemantauan. Tak boleh ada yang tidur-tiduran di
rumah. Harus ke lapangan melihat langsung, sehingga tau betul apa yang harus
dilakukan,” ujar Hamas usai menyerahkan bantuan secara simbolis di sejumlah
tempat kemarin.
Wabup
juga memastikan, logistic dan bantuan untuk korban banjir dipastikan aman.
Untuk masyarakat, sebutnya, harus menjadi prioritas dan tak boleh ada kata tak
cukup.
“Kalau
habis ya bagaimana caranya harus ada. Untuk masyarakat harus ada. Tapi sejauh
ini masih aman. Cukup,” tegasnya.
Kedatangan
Hamas di lokasi banjir mendapat simpatik warga. Mereka mengucapkan
terimakasihnya atas kepedulian dan bantuan pemerintah yang disalurkannya.
“Terimakasih
nian. Kami minta ya seperti ini terus. Terus turun. Jangan lupakan kami,” ujar
warga.

Posting Komentar