METROBUTENEWS.com - Pemangkasan jumlah PNS hingga satu juta orang salah satunya untuk
menghasilkan SDM muda yang profesional dan berkualitas.
Itu sebabnya, meski pemerintah akan memberlakukan rasionalisasi mulai tahun
ini, namun rekrutmen CPNS tetap dilakukan. Tapi, kesempatan hanya diberitakan
terbatas, khusus dari lulusan sekolah-sekolah kedinasan, dan juga rekrutmen
pegawai tidak tetap.
"Bukan berarti rencana pemangkasan jumlah pegawai selalu diartikan tidak ada peluang rekrutmen CPNS," ujar Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana di kantornya, Kamis (7/1).
"Bukan berarti rencana pemangkasan jumlah pegawai selalu diartikan tidak ada peluang rekrutmen CPNS," ujar Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana di kantornya, Kamis (7/1).
Rekrutmen CPNS, lanjutnya, tetap dilakukan dimasa mendatang mengingat kebutuhan akan kader-kader muda
berkualitas dibirokrasi juga tinggi untuk mendukung komitmen peningkatan
kualitas layanan publik.
"Saat ini Indonesia memiliki bonus
demografi yang perlu dimanfaatkan," ujarnya.
Kehadiran bonus demografi berupa generasi-generasi muda dengan kualitas mumpuni, tambahnya, perlu dimanfaatkan. Anak-anak bangsa berkompetensi tinggi harus tetap diberi kesempatan membangun negaranya.
Kehadiran bonus demografi berupa generasi-generasi muda dengan kualitas mumpuni, tambahnya, perlu dimanfaatkan. Anak-anak bangsa berkompetensi tinggi harus tetap diberi kesempatan membangun negaranya.
"Jadi jangan selalu artikan rencana
efisiensi anggaran pegawai dilakukan dengan menutup terus menerus rekrutmen
pegawai. Efisiensi bisa dilakukan dengan mengurangi jumlah pegawai yang tidak
memiliki kompetensi," pungkasnya.( TEAM )
Editor
: togupang

Posting Komentar