METROBUTENEWS.com - Istanbul, Otoritas Turki
memanggil Duta Besar Iran yang bertugas di wilayahnya. Pemanggilan ini terkait
laporan media Iran yang mengkaitkan eksekusi mati ulama Syiah, Nimr Baqr
al-Nimr, dengan kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Riyadh, Saudi.
"Kami mengecam dengan keras tindakan mengaitkan kunjungan presiden kami baru-baru ini ke Arab Saudi dengan eksekusi yang diputuskan negara tersebut, dalam artikel yang dirilis media-media terkait badan pemerintahan Iran," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki seperti dilansirReuters, Jumat (8/1/2016).
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Turki juga mengecam pernyataan yang menuding secara langsung Presiden Erdogan terkait eksekusi mati itu. Mereka menyebut artikel media itu bertujuan untuk menciptakan citra negatif Presiden Erdogan di mata rakyat Iran.
Eksekusi mati ulama Nimr oleh Saudi memicu reaksi keras di Iran yang didominasi Syiah. Misi diplomatik Saudi di Iran diserang demonstran yang marah dan berujung pemutusan diplomatik dengan Iran oleh Saudi.
"Telah ditekankan kepada Duta Besar bahwa serangan terhadap Kedutaan Besar dan Konsulat Arab Saudi di Teheran dan Meshhad sungguh tidak bisa diterima dan tidak bisa dibenarkan," imbuh pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.
Pekan lalu, Presiden Erdogan
melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Arab Saudi. Di sana, Erdogan
bertemu dengan Raja Salman bin Abdul Aziz untuk membahas konflik Suriah dan
kerja sama energi antara kedua negara.

Posting Komentar