METROBUTENEWS.COM - Diduga akibat kelebihan muatan, perahu karet milik Basarnas yang mengakut belasan wartawan dan Danrem 042/Garuda Putih yang melakukan peninjauan dan pemberian bantuan pada korban banjir, nyaris tenggelam di tengah Sungai Batahari, Jambi.
Beruntung
upaya penyalamatan cepat dilakukan. Para penumpang perahu berhasil diselamatkan
meski mengalami shock. Peristiwa ini terjadi Jum’at (1/4) sore, di Kampung
Pulau Pandan, Telanaipura, Kota Jambi.
Air
dengan cepat masuk ke dalam perahu yang ditumpangi oleh Danrem 042/Garuda
Putih, Kolonel.Inf. Makmur Umar. Perahu itu mengalami patah dek karena
kelebihan muatan. Peristiwa ini sempat membuat panik rombongan Danrem dan
wartawan.
Situasi
menegangkan terjadi saat proses evakuasi selama satu jam. Beberapa petugas
Basarnas dan sejumlah wartawan media cetak terpaksa terjun ke sungai. Proses
evakuasi berhasil dilakukan, akhirnya rombongan bisa sampai ke lokasi pemberian
bantuan.
Di
lokasi korban banjir, Danrem dan Basarnas memberikan sejumlah bantuan, berupa
mie instan dan beras. Warga antusias berdesak-desakan untuk mendapatkan bantuan
tersebut.
Petugas
Basarnas Jambi, Juanda, mengatakan, penyebab karamnya perahu karena patah dek
akibat kelebihan muatan.
Dari
data BNPB Provinsi Jambi, ketinggian air Sungai Batanghari masih mencapai 12,5
meter. Air tersebut merupakan kiriman dari hulu sungai.(team)

Posting Komentar