METROBUTENEWS.COM - Anggota Komisi III DPR
RI Marthin Hutabarat menilai Pemerintah mulai terlihat serius untuk menjadikan
parawisata sebagai salah satu lokomotif pembangunan nasional. Belakangan, itu
terbukti dengan hendak mengembalikan lagi kawasan Danau Toba, Sumatera Utara
(Sumut), sebagai destinasi pariwisata.
Namun,
menurut Marthin itu tidaklah cukup. Kata Anggota DPR RI dari Daerah
Pemilihan Sumatera Utara 3 itu, Danau Toba yang indah memang tidak ada
tandingannya di Asia. Bahkan bisa disandingkan dengan keindahan danau di
negara-negara lain di dunia.
Namun
kalau hanya menjual Danau Toba saja, meskipun ditampilkan dengan sejarah
meletusnya gunung berapi dan munculnya danau itu ratusan ribu tahun lalu, tetap
saja itu tidak menambah lamanya wisatawan berkunjung di Sumut. "Daya tarik
wisatawan yang kuat adalah apabila kita menampilkan kembali pesona air terjun
Sigura-gura," jelas Marthin, Jumat (5/2).
Menurut
Marthin, air terjun Sigura-gura sudah sangat tersohor namanya sebagai obyek
wisata unggulan. Sayang akhirnya ditutup karena airnya digunakan untuk PLTA
Asahan 2.
"Saya
kira untuk mendukung kesuksesan parawisata Danau Toba, air terjun Sigura- gura
perlu kita hidupkan lagi. Caranya bisa dengan membagi air yang mengalir dari
Danau Toba ke Sungai Asahan, sehingga ada yang ke PLTA, dan ada yang disalurkan
untuk menghidupkan kembali wisata air terjun," jelasnya.
Dengan
konsep demikian, Marthin menilai air terjunnya mungkin tidak sebesar dulu lagi.
Tapi tetap masih bisa dibuat indah dan bahkan bisa ditata lebih indah dari yang
dulu, sehingga semakin menarik.
"Kalau
Danau Toba disandingkan dengan air terjun Sigura-gura sebagai ikon parawisata
di Sumatera Utara, saya yakin wisatawan mancanegara dan nusantara akan
berduyun-duyun datang kemari," tandasnya.

Posting Komentar