Headlines News :
Home » , » Tiga Perusahaan Besar Tutup, Ketua MPR Prihatinkan PHK Massal

Tiga Perusahaan Besar Tutup, Ketua MPR Prihatinkan PHK Massal

Written By Unknown on Kamis, Februari 11, 2016 | Kamis, Februari 11, 2016

METROBUTENEWS.COM -  MPR. Pemerintah harus segera menciptakan lapangan kerja lain agar bisa menampung orang yang terkena PHK di sektor-sektor tertentu.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memprihatinkan adanya PHK besar-besaran yang terjadi di beberapa perusahaan besar seperti Ford, Toshiba, dan Panasonic, yang tutup baru-baru ini. Karenanya, ia menyarankan agar pemerintah segera menciptakan lapangan kerja baru untuk mengatasi pengangguran besar yang bakal terjadi akibat kondisi itu.
“Sekarang ini PHK besar-besaran. Dimana-mana PHK. Kita prihatin banyak sekali perusahaan-perusahaan besar yang menutup usahanya yang membuat banyak terjadi PHK,” ujar Zulkifli di kantornya saat menerima seorang sahabatnya, pengusaha di sektor perikanan, Kamis, 4 Februari 2016.

Pemerintah harus segera menciptakan lapangan kerja lain agar bisa menampung orang yang terkena PHK di sektor-sektor tertentu. Maka, menurut dia, proyek-proyek infrastruktur, tol laut, pelabuhan-pelabuhan, proyek irigasi, rusunawa itu yang harus segera dibangun. Itu akan membuat keseimbangan. Apalagi sekarang sudah ada delapan jilid paket kebijakan ekonomi pemerintah.

Tapi, kata Zulkifli, dengan ditutupnya beberapa perusahaan besar itu, masyarakat tidak boleh kehilangan akal. Kalau satu sektor itu misalnya berat, harus dicari peluang di sektor lain. Misalnya sektor perikanan dan agro industri.  “Jadi harus kita cari alternatif lain,” ucapnya.

Nah, saya dengar satu-satunya sektor yang berkembang itu perikanan. Karenanya saya mau tanya ke sahabat saya yang pengusaha perikanan ini apa memang betul seperti itu dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, bisa menyerap tenaga kerja, dan pasarnya besar,” ujar Zulkifli.


Dari perbincangan Zulkifli dengan sahabatnya yang adalah pengusaha perikanan didapat penjelasan bahwa pasar di sektor perikanan sekarang ini memang lagi sangat baik. Hanya problemnya adanya peraturan yang membatasi nelayan untuk menangkap ikan. Menurut dia, kebijakan menteri yang melarang illegal fishing memang sangat bagus. Tapi, kata Zulkifli, nelayan-nelayan Indonesia  juga harus diberdayakan.  “Ini juga salah satu peluang untuk mengurangi pengangguran. Kalau nelayan langsung dibikin aturan yang ketat, ya tidak mampu mereka. Harusnya diperlonggar dulu, yang penting nelayan Indonesia itu bisa mengambil ikan sambil bertahap dibenahi aturannya. Kalau nunggu sempurna kan bisa setahun kosong. Tentu peluang ini kan tidak datang setiap hari. Ini kan sebetulnya bisa menciptakan lapangan kerja. Kalau mereka bisa menangkap ikan kan bisa menghasilkan devisia yang besar,” ucapnya.

Jadi, menurut Zulkifli, pemerintah perlu memperhatikan nasib petani nelayan Indonesia dengan mempermudah persyaratan untuk mengembangkan usahanya. Jadi harus jelas keberpihakan pemerintah terhadap nelayan. “Jangan semua tidak boleh. Karena, ini kan nelayan tradisional. Dalam situasi ekonomi yang sulit begini harus ada kehadiran pemerintah, baik di perizinan dan peralatan. Karena, saat ini sedang bagus-bagusnya di pasar dunia untuk menerima ikan dari Indonesia,” katanya. 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : PT. TORPANA TATA STUKTUR | pang.doc | Metro Bute
Copyright © 2015. MetrobuteNews - All Rights Reserved
Published by Metrobutenews.com
Proudly powered by pang