METROBUTENEWS.COM – Kabuapten Tebo. Belasan gajah kembali muncul dan merusak kebun karet milik warga Desa Balai Rajo KM 6 Kecamatan VII Koto Ilir. Bahkan, kawanan gajah tersebut sudah sepekan berada di Desa Balai Rajo.
Informasinya, belasan gajah tersebut sudah sejak sepekan muncul. Bahkan, kawanan gajah tersebut sempat terlihat di Jalan utama Desa Balai Rajo menuju Desa Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir.
"Jumlahnya sekira 15 ekor, terkadang gajah itu muncul dijalan arah HTI," terang Roni, salah seorang warga yang melihat langsung.
Selain muncul dijalan Roni menjelaskan, gajah-gajah tersebut juga merusak batang karet muda milik warga hingga tumbang. Namun, yang saat ini dikhawatirkan adalah jika saja gajah-gajah tersebut mendekat ke warga.
“Kami kuatir karena gajah itu sudah mondar-mandir masuk ke perkebunan bahkan sudah nekat kepinggir jalan besar,” Ujar Roni
Roni beserta warga lainnya mengharapkan pemerintah dapat segera turun tangan mengatasi hal ini. Pasalnya, kemungkinan penyebab keluarnya kawanan gajah itu adalah habisnya hutan dibukit Limun.
“Mungkin disebabkan oleh hutan yang sudah habis dirambah, Pemerintah harus segera melakukan penggiringan gajah liar ke lokasi yang jauh atau di hutan konservasi," Jelasnya.
Kades Balai Rajo Sulaiman membenarkan adanya kawanan gajah tersebut. Kawanan gajah tersebut jumlahnya berkisar 15 ekor.
"Iya sekitar 15 ekor di Km 6 desa Balai Rajo," jelas Kades.
Lanjut Kades, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan untuk mengambil tindakan selanjutnya agar gajah-gajah liar tersebut tidak kembali ke perkebunan warga.
"Benar,Kawanan gajah ada 15 ekor, kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan untuk melakukan upaya dan tindakan agar gajah tersebut tidak kembali ke perkebunan warga," Katanya
Sementara itu, BKSDA Provinsi Jambi Krismanko mengatakan, pihaknya secepatnya akan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
"Kita akan rapat terlebih dahulu, nanti kalau sudah jelas kita akan turun kelapangan," jelasnya. (Rto)

Posting Komentar