METROBUTENEWS.com,Terkait munculnya
Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi,
yang di ekspose di Media Cetak, elektronika, Online dan lainnnya membuat
berbagai elemen angkat bicara. Salah satunya, Kyai Abdul Karim Thoyib,SHi Tokoh
NU Kabupaten Tebo merespon dan mengkritisi seputar munculnya maupun sepak
terjang yang menamakan Organisasi Gafatar, yang saat ini sedang hangat
dibicarakan pubik.
Kyai
Abdul Karim Thoyib , Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Kabupaten Tebo, kepada media ini mengatakan, kalau memang benar Organisasi
Gafatar muncul dan eksis di Tebo dan dinyatakan oleh pemerintah bahwa Gafatar organisasi
terlarang, seluruh elemen di Kabupaten Tebo siap menghadang dan mematahkan
gerakan atau aktifias Gafatar, yang berujung akan merusak seluruh sendi
kehidupan masyarakat Kabupaten Tebo.” Kalau benar, Gafatar dinyatakan resmi
oleh Pemerintah merupakan organisasi terlarang. Aksi Gafatar bukan hanya
berhadapan dengan pemerintah, juga akan berhadapan dengan ormas NU.” Ungkap
Kyai Abdul Karim Thoyib, yang notaben pimpinan Pompes Amanatul Ummah Pergunu
Rimbo Bujang, pada Sidak Post, Senin (18/1).
Imbuh Kyai Abdul Karim Thoyib, yang namanya organisasi terlarang apapun namanya, yang bertujuan akan merobah falsafah negara indonesia maupun agama harus di bubarkan, karena bertentangan dengan Pancasila UUD 1945. ”Mari segenap elemen anak bangsa, baik Ulama dan Umaroh kita awasi dan pantau terus pergerakan Gafatar di bumi Tebo yang kita cintai ini . ” Tegas, Kyai Abdul Karim Thoyib. (Rto)

Posting Komentar