METROBUTENEWS.COM – Presiden Joko Widodo
(Jokowi) memerintahkan Menko Maritim Rizal Ramli berkoordinasi Menteri PUPR
Basuki Hadimuljono dan Menteri Pariwisata Arief untuk mengembangkan destinasi
pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara.
Presiden
Jokowi mengatakan, pengembangan Danau Toba menjadi keharusan sehingga wajib
didukung jaringan konektivitas dan aksesibilitas, baik yang berkaitan dengan
pelabuhan, bandar udara maupun jalan raya.
“Saya
minta segera diperkuat konektivitas, aksesibilitas, baik yang berkaitan dengan
pelabuhan, bandara, dan jalan raya,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat
terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2).
Presiden
Jokowi mengaku telah mendengarkan laporan Menko Maritim Rizal Ramli tentang
rencana pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba yang berstandar
internasional.
“Kita
harapkan nantinya segera ditindaklanjuti di lapangan. Dan, saya juga menekankan
agar disiapkan branding untuk pemasaran, pelayanan berstandar
internasional, atraksi seni budaya dengan koreografi yang baik. Desain yang
menarik sehingga mempunyai kelas,” kata Presiden Jokowi.
Pemerintah
telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas, yang terdiri atas Candi
Borobudur, Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur),
Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Danau Toba
(Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Lesung (Banten),
Morotai (Maluku Utara), dan Tanjung Klayang (Belitung).
Mulai
tahun ini, pemerintah akan melakukan promosi besar-besaran untuk 10 destinasi
pariwisata itu. Oleh sebab itu, Presiden Jokowi telah memerintahkan Menteri
Pariwisata Arief Yahya untuk menghitung ketersediaan kapasitas hotel dan sarana
penginapan lainnya untuk kurun waktu beberapa tahun mendatang.

Posting Komentar