METROBUTENEWS.com - Pelatih Bungo Ahmad Fauzan
mengancam akan absen pada pertandingan melawan Kota Jambi, Rabu (13/1), jika
wasit yang memimpin pertandingan tidak diganti. Pada pertandingan Bungo melawan
Muaro Jambi, Senin (11/1), Fauzan mengatakan kepemimpina wasit sangat
mengecewakan.
Fauzan
memberikan komentar keras akibat kepemimpinan wasit yang kontroversial. Satu di
antaranya saat Muaro Jambi mendapatkan hadiah pinalti di menit 80 akibat pemainnya
Heri Iswandi yang dinyatakan melanggar Doni Kusuma melalui sikutan.
"Tolong jangan ciderai sepak bola. Malu kita di nasional mendatangkan
pemain timnas. Ayo pengawas pertandingan mana," teriaknya.
Instruktur
Wasit, Hairul Rahman langsung memberikan penjelasan. Menurutnya apa yang
dilakukan wasit sudah sesuai dengan aturan, sedangkan yang di luar lapangan
tidak melakukan sebagaimana mestinya. Alasan pinalti karena pemain Muaro Jambi
Doni Kusuma mendapatkan sikutan hingga bibirnya terluka.
"Wasit sudah bertindak sesuai aturan main," kata Hairul.
Sementara
itu pengawas pertandingan Laswardi mengatakan wasit sudah bekerja sesuai
aturan. Jika ada protes, sebaiknya disampaikan secara tertulis yang di sidang
panitia disiplin.
Secara
umum pertandingan Bungo vs Muaro Jambi berlangsung keras. Ini ditandai dengan
keluarnya 9 kartu kuning kepada 9 pemain dari kedua tim. Kartu kuning itu 5
untuk pemain Bungo yakni Heru Iswandi, Said Muhamad Saleh, Ishak, Paulo
Oktavianus Sitanggang, dan Saralim Sauwahu.
Beberapa
kali official Bungo terpancing emosi, beruntung dapat diredam. Bahkan aparat
kepolisian memperketat pengawalan hingga pertandingan berakhir. Sementara di
Muaro Jambi, ada 4 pemain yang mendatkan kartu kuning, yakni Arif Aprianto,
Rian, Yusuf D, dan Doni Kusuma.
Editor : togupang

Posting Komentar