"Ada 8 goals sebenarnya yang tercapai sebelumnya, seperti
prevalensi malaria, penanggulangan tuberkulosis dan akses air minum
layak perkotaan.
Selain itu ada 17 indikator yang menunjukkan
perkembangan positif seperti penurunan balita kurang gizi, Angka
Kematian Ibu Anak dan sebagainya. Kedepan, goals-nya adalah
meningkatkan kesejahteraan," katanya saat membuka forum diskusi
persiapan SDGs di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa
(29/12/2015).
1. Beban ganda gizi
2. Arah perbaikan gizi pada solusi berkelanjutan, yaitu integrasi dengan peningkatkan akses pangan dan produksi pertanian
3. Kematian akibat penyakit tidak menular (hipertensi, stroke, diabetes, jantung, gagal ginjal, dan masih banyak lainnya)
4. Penyalahgunaan narkotika dan alkohol
5. Kematian dan cedera kecelakaan lalu lintas
6. Universal Coverage Health
7. Kontaminasi dan polusi air, udara, dan tanah
8. Penanganan krisis dan kegawatdaruratan
Menkes menambahkan, pembangunan SDGs ked epan tidak hanya fokus pada aspek kesehatan saja. Tetapi akan meluas pada akses sosial, ekonomi, dan lingkungan.
"Di suatu daerah kita akan lakukan mapping, apakah tiga tahun berturut-turut dapat mengurangi kemiskinan, menuntaskan masalah kekurangan nutrisi, sanitasi. Saya rasa masyarakat sudah paham dengan hal ini," tukasnya. (sin)

Posting Komentar