METROBUTENEWS.COM, MUARATEBO - Belasan Aktivis Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tebo turun melakukan aksi demo di Kantor
Bupati Tebo, Senin (28/12). Dalam aksinya HMI Tebo meminta H Sukandar
selaku Bupati Tebo untuk mundur dari jabatannya.
"Kalau tidak memberikan solusi dan penjelasan ke kami mundur saja dari
Bupati. Tebo saat ini seperti Kecamatan, tidak seperti kota Kabupaten,
terutama jalan jalur dua yang sudah rusak," ujar Resy, saat orasi di
pintu gerbang masuk kantor Bupati Tebo.
Para pendemo yang membawa karton dan bendera HMI ini terus berorasi
menuntut Bupati Tebo H Sukandar untuk segera menemui mereka, banyak hal
yang dipaparkan, namun yang paling ditekankan ialah mengenai pembangunan
jalan dua jalur yang baru saja dibangun namun sudah banyak rusak dan di
tempel.
Tidak itu saja, masa HMI juga meminta kepada Pemda untuk menjadikan
lapangan Merdeka sebagai Taman Kota (Icon Kab Tebo). Selanjutnya, minta
kepada Pemda Tebo untuk mengatasi persoalan harga getah karet yang kian
anjlok. Seterusnya, masa HMI meminta kepada Dinas Perkebunan menuntut
kasus sengketa lahan masyarakat Desa Muara Ketalo dengan PT. Makin.
Beberapa menit orasi, tidak tampak tanda-tanda Bupati Tebo H Sukandar
maupun perwakilan dari Pemkab Tebo, bakal menemui para pendemo. "Ayo
kita dobrak saja kawan-kawan,"ujar salah satu pendemo mendesak menemui
Bupati Tebo.
Meski sudah mengancam akan mendobrak pintu gerbang masuk kantor Bupati
Tebo, namun tetap saja tidak ada tanda-tanda Bupati Tebo maupun
perwakilan dari Pemkab Tebo yang menjumpai pendemo.
"Masa sama mahasiswa saja Bupati takut bertemu. Kami hanya ingin
menyampaikan aspirasi. Kalau tetap tidak mau, kami akan membuat
rekomendasi hingga ke provinsi," teriak pendemo lagi.
Kesal tidak ditemui Bupati ataupun perwakilan dari Bupati Tebo, akhirnya
massa HMI Tebo melakukan aksi long march ke kantor DPRD Tebo. Dengan
tuntutan yang sama, masa HMI minta kepada DPRD Tebo untuk memfasilitasi
pertemuan dengan Sukandar untuk melakukan audiensi.
Tidak sampai 15 menit gelar orasi, akhirnya dua orang anggota dewan
bersedia menjumpai masa di depan kantor DPRD Tebo. "Apa yang adik-adik
mahasiswa sampaikan, sudah kita sampaikan ke Bupati. Dan kami berjanji
akan menyampaikan aspirasi adik-adik kembali," ujar Najib didampingi
Husni anggota DPRD Tebo.
Usai mendapat kesepakatan, akhirnya belasan masa HMI Cabang Tebo
membubarkan diri. Sementara, informasi yang dihimpun Teboonline.com
menyebutkan, jika disaat masa HMI Cabang Tebo gelar aksi demo di kantor
Bupati Tebo, Sukandar Bupati Tebo tengah tidak berada di kantor.
(us/crew)

Posting Komentar